Siswa SMK Taman Siswa Sukoharjo Diajak Kenali AI, dari Peluang hingga Etika Penggunaan

 


SUKOHARJO – Puluhan pelajar SMK Taman Siswa Sukoharjo mendapat kesempatan mengenal lebih dekat perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Sebanyak 40 siswa mengikuti kegiatan Senopati Academy yang digelar pada Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut dikemas sebagai ruang pembelajaran bagi pelajar untuk memahami AI secara lebih menyeluruh. Bukan hanya soal kemampuan teknologi dalam membantu berbagai pekerjaan, peserta juga diajak melihat sisi lain dari penggunaan AI, termasuk risiko, etika, serta pentingnya tetap mengandalkan kemampuan berpikir sendiri.

Pembelajaran dipandu tim trainer Senopati Academy yang terdiri dari Iptu Heri Purwati, S.H., Ipda Fajar Wahyu Prihanto, S.H., dan Bripda Irfan Fais Baihaqi. Dari pihak sekolah, kegiatan tersebut diikuti Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Taman Siswa Sukoharjo Walimin dan Pembina OSIS Indriyasih bersama para siswa.

Suasana pembelajaran dibuat interaktif. Selain menerima materi, siswa mengikuti pembahasan cerita inspiratif berjudul “JEDA”. Kemampuan peserta dalam menyerap materi juga diukur melalui pretest dan posttest yang terdapat dalam modul 1 hingga modul 4.

Salah satu pokok yang mendapat perhatian adalah bagaimana AI dapat ditempatkan sebagai alat bantu bagi pelajar. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar sekaligus membuka ruang bagi siswa mengembangkan ide dan kreativitas.

Di sisi lain, peserta diingatkan bahwa kemudahan yang ditawarkan AI tidak semestinya membuat pelajar bergantung sepenuhnya pada teknologi. Kemampuan menilai informasi, berpikir mandiri dan bertanggung jawab tetap menjadi bagian penting dalam pemanfaatan AI.

Iptu Heri Purwati mengatakan perkembangan teknologi yang begitu cepat perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital di kalangan pelajar.

“Perkembangan teknologi dan AI harus diikuti dengan peningkatan literasi digital. Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan AI untuk hal-hal positif, mendukung proses pembelajaran, meningkatkan kreativitas, serta tetap mengedepankan tanggung jawab dan etika,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti setiap tahapan pembelajaran, mulai dari penyampaian materi, pengerjaan tugas hingga evaluasi. Pretest dan posttest menjadi bagian dari proses untuk melihat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian sertifikat kepada peserta. Sertifikat tersebut diberikan Senopati Academy sebagai tanda bahwa para siswa telah mengikuti seluruh proses pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, siswa SMK Taman Siswa Sukoharjo tidak hanya diperkenalkan pada perkembangan teknologi AI. Mereka juga mendapat pemahaman mengenai cara menempatkan teknologi tersebut secara proporsional, sehingga dapat digunakan untuk menunjang pendidikan, kreativitas dan pengembangan potensi diri tanpa mengesampingkan etika maupun kemampuan berpikir mandiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hampir Seribu Warga Tegal Serbu Layanan Kesehatan Gratis, Polda Jateng Salurkan Sembako hingga Bantu Penanganan Stunting

Hitung Mundur Kapolda Jateng Cup 2026, De Tjolomadoe Siap Jadi Pusat Kemeriahan Festival E-Sport

LSM Jempol Sukoharjo Dukung Penanganan Kasus Korupsi yang Ditangani Polri